Wamendagri: Penugasan Praja IPDN di Aceh Tamiang Jadi Pengalaman Berharga Kepemimpinan Pemerintahan

halobekasiid

February 6, 2026

2
Min Read

On This Post

Jatinangor – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus secara resmi melepas praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Gelombang II yang akan bertugas membantu percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Pelepasan dilaksanakan dalam Apel Bhakti Karya Praja di Lapangan Parade IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (5/2/2026).

Sebanyak 776 peserta diberangkatkan dalam penugasan tersebut, terdiri atas 721 praja IPDN dan 55 aparatur sipil negara (ASN) pendamping. Mereka dijadwalkan melaksanakan tugas pengabdian selama satu bulan, mulai 6 Februari hingga 6 Maret 2026.

Wamendagri Akhmad Wiyagus menjelaskan bahwa penugasan praja IPDN merupakan bagian dari upaya nasional percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera.

Saat ini, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengemban amanah sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera dan secara aktif memantau perkembangan pemulihan di daerah terdampak.

“Kehadiran praja IPDN ini merupakan bagian dari langkah strategis yang sedang dipimpin langsung oleh Bapak Menteri Dalam Negeri,” ujar Wiyagus.

Ia menekankan agar para praja mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai kepemimpinan pemerintahan yang telah diperoleh selama pendidikan di kampus. Menurutnya, penugasan lapangan di Aceh Tamiang menjadi sarana pembelajaran sekaligus pengalaman berharga dalam membangun sensitivitas sosial dan profesionalisme aparatur pemerintah masa depan.

Wiyagus juga mengungkapkan apresiasi dari Bupati Aceh Tamiang atas kontribusi praja IPDN dalam membantu pemulihan pascabencana, terutama dalam mendukung layanan pemerintahan daerah. Dedikasi dan etos kerja yang ditunjukkan praja dinilai memberikan dampak positif dan motivasi bagi jajaran ASN setempat.

“Bupati menyampaikan bahwa kehadiran praja IPDN sangat membantu dan memberikan semangat baru, tidak hanya bagi kepala daerah, tetapi juga seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wiyagus menyampaikan bahwa para praja akan dilibatkan dalam pemulihan layanan publik serta penguatan kapasitas administrasi pemerintahan daerah. Ia berharap kontribusi tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam percepatan pemulihan fasilitas dan pelayanan publik.

Menutup arahannya, Wamendagri berpesan agar seluruh praja senantiasa menjunjung tinggi disiplin, loyalitas, dan etika kepamongprajaan selama bertugas. “Jaga sikap dan perilaku, serta jadilah teladan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor IPDN Halilul Khairi beserta sejumlah pejabat di lingkungan IPDN.

Related Post