AsMEN Kota Bekasi Dukung Kesbangpol dan FKDM Cegah Intoleransi dan Radikalisme

halobekasiid

April 8, 2026

2
Min Read

On This Post

Kota Bekasi – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asistensi Media Nasional (AsMEN) Kota Bekasi, Nuriman, menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Bahaya Paham Intoleransi dan Radikalisme yang digelar pada Rabu (8/4/2026) di Kantor Studio Forum AsMEN.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan dini terhadap potensi penyebaran paham intoleransi dan radikalisme di tengah masyarakat.

Saat diwawancarai wartawan HaloBekasi.Id, Nuriman menegaskan bahwa Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“FKDM memiliki peran penting dalam deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi gangguan di masyarakat. Dalam konteks pencegahan intoleransi dan radikalisme, FKDM menjadi garda terdepan yang bersinergi dengan aparat pemerintah dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan komitmen AsMEN Kota Bekasi dalam mendukung penuh upaya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bekasi serta FKDM dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“AsMEN Kota Bekasi siap mendukung dan bersinergi dengan Kesbangpol serta FKDM dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Sinergitas ini penting untuk memastikan Kota Bekasi tetap aman, damai, dan terbebas dari pengaruh paham intoleransi dan radikalisme yang dapat mengancam persatuan bangsa,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nuriman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Ia memberikan apresiasi kepada Ketua FKDM Kota Bekasi, Sugono, SE., SH., C.Med., Sp.Ptn., atas komitmennya dalam memperkuat peran masyarakat melalui deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Apresiasi juga disampaikan kepada Kepala Kesbangpol Kota Bekasi, Drs. Hudi Wijayanto, M.Si., yang dinilai konsisten dalam membangun kolaborasi lintas sektor guna menjaga stabilitas dan keharmonisan di Kota Bekasi.

Selain itu, ia turut mengapresiasi narasumber dari Densus 88 Antiteror Polri, AKP Nur Safriansyah, S.H., yang telah memberikan pemahaman komprehensif terkait bahaya radikalisme serta langkah-langkah pencegahannya di tengah masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga masyarakat semakin sadar, waspada, dan memiliki daya tangkal terhadap berbagai paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan,” tutupnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti secara antusias oleh para peserta, sebagai wujud nyata penguatan peran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.***

Related Post