Persib Taklukkan Persija 2-1, Adam Alis Jadi Pembeda di Derby Klasik

halobekasiid

May 10, 2026

2
Min Read

On This Post

Bandung — Persib Bandung kembali menunjukkan dominasinya atas Persija Jakarta setelah meraih kemenangan 2-1 dalam laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Minggu (10/5/2026).

Kemenangan tersebut memperkokoh posisi Persib di puncak klasemen sementara dengan raihan 75 poin. Sementara Persija Jakarta tetap tertahan di peringkat ketiga dengan 65 poin sehingga peluang mereka dalam persaingan gelar semakin berat.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim tampil disiplin dengan intensitas tinggi dalam laga yang sarat gengsi tersebut.

Persija berhasil membuka keunggulan lebih dahulu pada menit ke-20 melalui aksi individu Alaaeddine Ajaraie. Pemain asal Maroko itu menekan dari sisi kiri pertahanan Persib sebelum melepaskan tendangan mendatar yang gagal diantisipasi kiper Teja Paku Alam.

Tertinggal satu gol membuat Persib meningkatkan tekanan. Respons cepat diberikan skuad asuhan Bojan Hodak melalui Adam Alis pada menit ke-28.

Gol berawal dari kesalahan lini belakang Persija saat membangun serangan. Adam Alis berhasil merebut bola di area berbahaya sebelum melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan Carlos Eduardo. Skor menjadi berubah 1-1.

Momentum tersebut membuat Persib tampil lebih percaya diri dan mulai mendominasi penguasaan bola.

Persib kemudian berbalik unggul pada menit ke-36. Thom Haye mengirimkan umpan panjang akurat yang berhasil dimaksimalkan Adam Alis. Gelandang Persib itu lolos dari jebakan offside sebelum menaklukkan Carlos Eduardo melalui penyelesaian tenang di dalam kotak penalti.

Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persija mencoba tampil lebih agresif. Serangan demi serangan dibangun melalui Ajaraie dan Eksel Runtukahu untuk menekan lini pertahanan Persib.

Namun, Teja Paku Alam tampil solid di bawah mistar gawang Maung Bandung. Sejumlah peluang emas Persija berhasil digagalkan oleh kiper berpengalaman tersebut.

Pada menit ke-61, Bojan Hodak melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Eliano Reijnders dan Layvin Kurzawa. Pergantian itu memberi dampak positif terhadap keseimbangan permainan Persib, khususnya dalam menjaga stabilitas lini tengah dan pertahanan.

Salah satu momen penting terjadi pada menit ke-73 ketika Eliano Reijnders melakukan tekel krusial untuk menghentikan pergerakan Dony Tri Pamungkas di area berbahaya.

Di sisa waktu pertandingan, Persija terus berupaya mencari gol penyeimbang, termasuk setelah masuknya Gustavo Almeida. Meski begitu, disiplin lini belakang Persib membuat seluruh tekanan mampu diredam hingga laga berakhir.

Hasil ini membuat Persib semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026, sementara Persija harus bekerja keras menjaga peluang mereka di papan atas klasemen.

Related Post