Bekasi – Film “SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih” mencatat pencapaian impresif pada hari pertama penayangannya di bioskop Indonesia. Film produksi Starvision, Skak Studios, dan Legacy Pictures tersebut berhasil meraih 212.469 penonton pada opening day, sekaligus menjadi rekor pembukaan tertinggi untuk film Indonesia sepanjang 2026 hingga saat ini.
Capaian tersebut melampaui raihan film pertamanya, “Sekawan Limo”, yang pada 2024 mencatat sekitar 100 ribu penonton di hari pertama penayangan.
Produser Chand Parwez Servia mengatakan, film ini tidak hanya menyajikan hiburan bergenre komedi horor, tetapi juga membawa pesan moral yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
“Ada pesan penting dalam film SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih, bahwa dalam hidup kita tidak boleh mengambil jalan pintas karena akan selalu ada konsekuensi dan risiko yang harus dihadapi. Film ini tetap menjadi tontonan keluarga yang menghibur,” ujar Chand Parwez Servia dalam keterangan tertulis, Rabu (28/5/2026).

Sutradara sekaligus pemeran utama Bayu Skak mengaku optimistis film keduanya akan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Menurutnya, tingginya antusiasme terhadap film pertama membuat penonton penasaran dengan kelanjutan kisah Geng Sekawan Limo.
“Di film kedua ini kami menghadirkan konflik yang lebih dewasa, namun tetap dibalut unsur hiburan dan komedi yang kuat,” kata Bayu Skak.
Film “SEKAWAN LIMO 2: Gunung Klawih” turut dibintangi Nadya Arina, Joshua Suherman, Ferry Salim, Gisella Anastasia, dan Brandon Salim.
Tingginya minat masyarakat membuat jumlah layar dan jadwal pertunjukan film tersebut meningkat signifikan pada hari kedua penayangan. Tercatat, jumlah show bertambah menjadi 2.983 pertunjukan di 482 bioskop di seluruh Indonesia atau naik sekitar 34 persen dibanding hari pertama.
Lonjakan jumlah penonton dinilai dipengaruhi momentum libur Idul Adha, di mana masyarakat memanfaatkan waktu bersama keluarga dan teman untuk menikmati film bergenre komedi horor tersebut di bioskop.









