Perkuat Diplomasi Asia Timur, Presiden Prabowo Tunjuk Gina Yoginda sebagai Dubes Korea Utara

adangjaya

December 20, 2025

3
Min Read

On This Post

Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik Gina Yoginda sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Republik Demokratik Rakyat Korea (Korea Utara). Pelantikan berlangsung di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/12/2025), berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 133B/2025.

Selain Gina Yoginda, Presiden Prabowo juga melantik lima Duta Besar LBBP RI lainnya, yakni Yusron Bahauddin Ambary sebagai Duta Besar RI untuk Aljazair; Okto Dorinus Manik sebagai Duta Besar RI untuk Papua Nugini dengan akreditasi rangkap ke Kepulauan Solomon; Hari Prabowo sebagai Duta Besar RI untuk Thailand sekaligus Wakil Tetap RI pada United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UN-ESCAP); Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir sebagai Duta Besar RI untuk Jepang dengan akreditasi rangkap ke Federasi Mikronesia; serta Rediyanto Heru Nurcahyo sebagai Duta Besar RI untuk Republik Slowakia.

Upacara pelantikan yang digelar setelah pelantikan anggota Komisi Yudisial tersebut menandai penutupan rangkaian pelantikan sebanyak 56 Duta Besar Republik Indonesia sepanjang tahun 2025.

Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung pengucapan sumpah janji jabatan yang diikuti para duta besar. Sumpah tersebut menegaskan komitmen para pejabat diplomatik untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menjunjung tinggi etika jabatan, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan bangsa dan negara.

Usai pengambilan sumpah, para Dubes LBBP RI menandatangani berita acara pelantikan bersama Presiden Prabowo, yang diawali oleh Gina Yoginda.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta jajaran menteri dan pimpinan lembaga negara.

Penunjukan Gina Yoginda sebagai Dubes RI untuk Korea Utara mencerminkan kepercayaan pemerintah terhadap kapasitas dan pengalamannya dalam bidang diplomasi.

Sebelumnya, ia sempat direncanakan menempati pos diplomatik di Afghanistan pada 2021 dan Suriah pada 2024, namun dinamika politik dan keamanan di kedua negara tersebut mendorong penyesuaian penempatan.

Dengan kompleksitas geopolitik Asia Timur, pemerintah mempercayakan Gina Yoginda untuk memperkuat komunikasi bilateral, menjaga kesinambungan hubungan diplomatik, serta mengedepankan peran Indonesia sebagai mitra dialog yang konsisten dan konstruktif.

Pelantikan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Republik Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif melalui diplomasi damai sebagai instrumen utama menjaga stabilitas kawasan dan hubungan antarnegara.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, serta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. (NR)

Related Post