Ruang Publik Berbasis Gotong Royong, Tri Adhianto Resmikan Taman Harapan di Bekasi Timur

halobekasiid

January 22, 2026

2
Min Read

On This Post

Bekasi – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meresmikan Taman Harapan RW 15 yang berlokasi di Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PAN, Evi Mafriningsianti, serta unsur RT, RW, dan masyarakat setempat.

Peresmian Taman Harapan menjadi representasi keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan warga dalam menghadirkan ruang terbuka publik yang ramah, fungsional, dan bernilai estetika. Taman ini dibangun dan dikembangkan dengan partisipasi aktif masyarakat, termasuk kontribusi warga dalam menghiasi area taman melalui mural kreatif.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto mengapresiasi semangat gotong royong warga RW 15 yang tidak hanya memanfaatkan taman sebagai ruang interaksi sosial, tetapi juga turut merawat dan memperindah lingkungan. Keberadaan mural dengan berbagai tema, seperti pahlawan nasional dan seni visual edukatif, dinilai mampu memperkuat identitas kawasan.

“Ini contoh konkret pembangunan berbasis partisipasi. Taman tidak hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi dijaga dan dirawat bersama warga,” ujar Tri.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bekasi juga menyinggung upaya penanganan banjir di wilayah Duren Jaya. Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi akan melakukan pengerukan kali serta perbaikan dinding saluran air yang mengalami kebocoran, khususnya di area underpass, yang sebelumnya menjadi penyebab luapan air ke kawasan permukiman.

Selain itu, pembangunan dan penyempurnaan polder air di RW 10 turut direncanakan dengan peninggian tanggul dan normalisasi kali, agar ketinggian muka air tidak sejajar dengan badan jalan. Pemerintah daerah juga akan menyiapkan rumah pompa tambahan sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir terpadu di wilayah Bekasi Timur.

Tri Adhianto mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pemantauan infrastruktur pengendali banjir, termasuk rumah pompa di Kali Lengkak RW 8, Kelurahan Bekasi Jaya, guna mempercepat respons ketika terjadi peningkatan debit air.

“Sinergi pemerintah dan warga penting. Dengan pemantauan bersama, potensi banjir bisa diantisipasi lebih cepat,” tambahnya.

Dalam penutup sambutannya, Tri juga menekankan pemanfaatan dana hibah sebesar Rp100 juta agar digunakan secara transparan dan tepat sasaran. Ia menegaskan pentingnya koordinasi antara RT sebagai pengusul kegiatan dan RW sebagai pengambil keputusan agar manfaat dana hibah benar-benar dirasakan masyarakat.

Related Post