Kasatgas Tito Tinjau Lokasi Terdampak Bencana dan Makan Bareng Pengungsi

halobekasiid

January 24, 2026

3
Min Read

On This Post

Aceh Utara – Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Kamis (22/1/2026).

Dalam kunjungan di Dusun Seulemak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Tito menyempatkan diri bersantap siang bersama pengungsi di dalam tenda dengan beragam menu. Selain makan bersama, Tito juga memberikan bantuan kepada warga berupa bahan makanan dan perlengkapan tidur. 

Dusun Seulemak menjadi salah satu daerah yang terdampak cukup parah akibat bencana banjir yang melanda Aceh akhir tahun lalu. Banyak rumah warga yang mengalami kerusakan berat hingga hilang akibat terkena banjir. 

Meski begitu, Tito menyebut sudah ada kemajuan dalam penanganan pascabencana di wilayah tersebut. Ini salah satunya terlihat dari akses jalan yang mulai bisa dilalui setelah sebelumnya tertimbun lumpur tebal.

“Di Aceh Utara ini terutama kita lihat Langkahan ini sudah yang kedua kali saya datang, ini [dulu saya lihat] masih banyak bekas-bekas lumpur. Tapi [sekarang] saya lihat ada kemajuan dibanding saya datang pertama, mengarahkan, jalan-jalan aksesnya sudah terbuka, tadinya lumpur semua,” kata Tito.

Di sisi lain, ia menjelaskan, percepatan penanganan yang perlu dilakukan di daerah tersebut adalah membangun perumahan sementara (huntara) agar tidak ada lagi pengungsi yang tinggal di tenda. Bila tak mau tinggal di hunterara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga telah menyiapkan Dana Tunggu Hunian (DTH) untuk masyarakat menyewa rumah atau tinggal di rumah keluarga.

Bantuan DTH akan diberikan sebanyak Rp600 ribu selama tiga bulan atau total berjumlah Rp1,8 juta. Bantuan itu bisa juga dikombinasikan dengan skema bantuan yang disiapkan oleh Kementerian Sosial, yaitu uang lauk-pauk sebesar Rp15 ribu per individu setiap harinya. 

“Jadi kalau dia kontrak Rp1,8 [juta] tiga bulan, setiap hari juga bisa makan. Uang makan Rp15 ribu per orang per hari. Kalau 4 orang, berarti Rp60 ribu,” kata Tito 

Meski demikian, Tito menegaskan, perlu pendataan lebih detail terhadap masyarakat terdampak termasuk yang rumahnya mengalami kerusakan, baik ringan, sedang, maupun berat. 

“Ini juga saya minta kepada Pak Bupati segera mengumpulkan para keuchik (kepala desa), segera mengumpulkan para camat untuk [masyarakat terdampak] didata. Jangan sampai [bantuan tersebut] salah sasaran. Betul-betul kepada masyarakat yang terdampak. Ini uang negara,” pungkas Tito. 

Kunjungan ke Aceh Utara menjadi salah satu rangkaian agenda Kasatgas Tito ke daerah terdampak bencana. Sehari sebelumnya, ia telah mengunjungi Pidie Jaya dan Bireuen. 

Turut hadir dalan kunjungan ke Aceh Utara Kepala BNPB Suharyanto, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil, serta pejabat terkait lainnya.

Related Post