Bekasi 24 Januari 2026
Sejumlah wilayah di Kota Bekasi masih terendam banjir.
Banjir merendam 17 titik yang tersebar di 9 kecamatan di Kota Bekasi.
Berikut ini titik sebaran banjir di Kota Bekasi:
1. Kecamatan Rawalumbu
• Perumahan Taman Narogong Indah (± 40–60 cm)
• Perumahan PHP (± 40 cm)
• Perumahan Bumi Bekasi Utara (± 50–70 cm).
2. Kecamatan Pondok Gede
• Perumahan Jatibening Permai (± 150 cm)
5 unit pompa aktif (pompa perumahan, DBMSDA, dan BBWSCC)
• Prima Lingkar Asri (±60cm)
• Perum. Essence Park (±70 cm)
3. Kecamatan Jati Asih
• Perumahan Dosen IKIP (± 70 cm)
4. Kecamatan Bekasi Utara
• Kali Abang Rorotan (1 unit rumah mengalami atap roboh)
• Bulak Perwira 2 (± 5–20 cm)
• Kantor Kecamatan Bekasi Utara (± 10–30 cm)
• SMP Negeri 21 (± 20–50 cm).
5. Kecamatan Bekasi Selatan
• RW 011, Kelurahan Jaka Mulya (± 20–30 cm)
• RT 006 RW 005, Kel. Pekayon Jaya .
6. Kecamatan Mustika Jaya
• Perumahan Mayang Pratama (± 5 cm).
7. Kecamatan Bekasi Barat
• Perumnas RW 006 (± 70–80 cm)
• Perumahan Duta Kranji (± 10–70 cm)
• Perumahan Mas Naga, Kelurahan Bintara (± 20–100 cm)
8. Kecamatan Bekasi Timur
• Jl. Maluku Raya Perumahan 3, Kelurahan Aren Jaya
9. Kecamatan Medan Satria
• Jl. Alamanda Indah II RT 015 RW 017, Kel. Pejuang (30–70 cm)
• RT 003 RW 005, Kel. Pekayon Jaya .
Nampak dalam pantauan kami sejumlah relawan masih antusias pantang menyerah membantu evakuasi warga di sejumlah komplek perumahan.
Di perumahan Nabreska Babelan Hanif relawan GIS rescue memberikan informasi. ”
Pas lagi evakuasi 1 keluarga dan bayi, diterpa angin badai dan hujan deras, padahal kedalaman air 150 cm.
Sampai dini hari pukul 01:00 Sabtu 24 Januari 2026 baru menyempatkan untuk beristirahat setelah seharian evakuasi warga.
Jumat 23 Januari 2026 di dekat perumahan Nabreska nampak hadir Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengajak seluruh perangkat daerah hingga para pemangku kepentingan untuk memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi.
” Kunci gembok pintu rumah yang ditinggal mengungsi jangan sampai ada pencuri masuk ” imbuhnya.
PLT bupati juga memberikan bantuan sejumlah logistik sembako dan kebutuhan darurat lainnya.
Sementara di kabupaten Karawang banjir yang terjadi sejak Minggu (18/1), pukul 02.00 WIB masih menggenangi wilayah Kabupaten Karawang, sampai hari ini Sabtu 24 Januari 2026 berangsur surut.
Pantauan pada Jumat 23 Januari 2026 ), tinggi muka air sekitar 30 – 200 cm di beberapa titik.
Banjir melanda sejumlah wilayah setelah hujan lebat turun hingga debit air Sungai Citarum dan Cibeet meluap.
Merespons kejadian ini, para personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang masih bersiaga untuk mengantisipasi dampak yang lebih buruk.
BPBD setempat melakukan evakuasi warga ke tempat aman pada Minggu dini hari.
Selain itu, personel BPBD telah mengaktifkan pos pengungsian dan pendistribusian bantuan. Pendataan warga terdampak masih dilakukan di lapangan.
Lokasi yang terdampak tersebar di 27 desa dan 1 kelurahan pada 12 Kecamatan. Kedua belas kecamatan terendam banjir, antara lain Kecamatan Karawang Timur, Telukjambe Timur, Pangkalan, Telukjambe Barat, Karawang Barat, Jayakerta, Cilebar, Rawamerta, Rengasdengklok dan Lemahabang, Cilamaya Wetan dan Klari.
Data sementara pada hari ini (24 /1), warga terdampak berjumlah 4.304 KK atau 13.841 jiwa. Dari total jiwa, kelompok prioritas di antaranya balita berjumlah 374 jiwa. bayi 86 jiwa dan lanjut usia 77 jiwa.
Sedangkan warga yang mengungsi, mereka tersebar di 4 titik pos pengungsian dengan total jiwa sebanyak 2.413 jiwa. Konsentrasi pengungsian berada di kantor kelurahan Tanjungpura , Perumahan Karaba dan yang lainnya.
Pemerintah kabupaten telah menetapkan status kedaruratan untuk merespons bencana di wilayah.
Meskipun prakiraan cuaca ekstrem masih terjadi dan berpotensi hujan lebat hingga sangat hingga akhir bulan Januari namun pagi ini Sabtu 24 Januari nampak langit mulai cerah .
(Danil)








