Audiensi Kapolda dan Kepala BNNP Jateng Perkuat Program P4GN

halobekasiid

January 29, 2026

2
Min Read

On This Post

Semarang – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo menerima kunjungan silaturahmi Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah yang baru, Brigjen Pol. Toton Rasyid, di Mapolda Jawa Tengah, Rabu (28/1/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum strategi dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga guna memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di wilayah Jawa Tengah. Audiensi juga sejalan dengan upaya mendukung misi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berdaya saing.

Dalam pertemuan itu, Kapolda Jateng menegaskan komitmen penuh jajaran Polda Jawa Tengah untuk mendukung langkah-langkah yang dijalankan BNNP Jateng. Ia menilai kejahatan narkotika merupakan ancaman serius terhadap stabilitas keamanan serta masa depan generasi bangsa.

“Kolaborasi adalah kunci utama. Polda Jawa Tengah siap memberikan dukungan penuh, baik melalui penegakan hukum yang tegas maupun upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat. Kita harus bergerak bersama untuk membangun daya tangkal terhadap bahaya narkoba,” ujar Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan BNN tidak hanya terfokus pada penindakan, tetapi juga pada pencegahan dini dan penguatan edukasi masyarakat agar masyarakat memiliki kesadaran kolektif dalam memerangi peperangan narkotika.

Sementara itu, Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjen Pol. Toton Rasyid menyampaikan bahwa tren narkoba di Jawa Tengah menunjukkan peningkatan yang memprihatinkan. Menurutnya, upaya pemberantasan narkotika tidak dapat berjalan efektif tanpa kerja sama lintas sektor yang solid dan berkelanjutan.

“Diperlukan kerja bersama yang konsisten dan saling menguatkan. Sudah saatnya ego sektoral ditanggalkan demi mewujudkan Jawa Tengah Bersinar, yaitu Bersih dari Narkoba,” kata Toton Rasyid.

Ke depan, kedua institusi sepakat untuk memperkuat langkah strategi melalui pencegahan berbasis keluarga, optimalisasi layanan rehabilitasi bagi penyalahguna, serta peningkatan penegakan hukum guna memutus jaringan peredaran narkotika yang semakin terorganisasi.

Melalui penyatuan visi dan langkah-langkah bersama tersebut, diharapkan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi perlindungan serta ketahanan generasi muda di Jawa Tengah.

Related Post