Apel Operasi Keselamatan Seligi 2026 Dipimpin Wakapolda Kepri 

halobekasiid

February 2, 2026

3
Min Read

On This Post

Batam – Polda Kepulauan Riau melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Seligi Tahun 2026 di Lapangan Bhayangkara Polda Kepri, Senin (2/2/2026). 

Kegiatan dipimpin oleh Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Anom Wibowo, SIK, M.Si., dan dihadiri pejabat utama Polda Kepri, Kakanwil Jasa Raharja Kepri Bpk. Gentur Anggoro Waseso, ST, MM, MBA, CHRM, CPT, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau Bpk. Junaidi, SE, MH, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepulauan Riau Bpk. Rodi Yantari, ST, MM, MT, Dandim 0316/Kolonel Batam Arh Yan Eka Putra, S.Sos., Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kepulauan Riau Bpk. Aries Fhariandi, S.Sos., M.Si.

Dalam amanatnya, Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Anom Wibowo, SIK, M.Si., menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Seligi Tahun 2026 dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kegiatan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta wujud sinergitas antar instansi dalam rangka mewujudkan keamanan, keselamatan, kesejahteraan, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

“Operasi Keselamatan Seligi Tahun 2026 mengusung tema ‘Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat M menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026’. Tema ini penting mengingat dinamika lalu lintas semakin kompleks, seiring meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan mobilitas masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Wakapolda Kepri.

Lebih lanjut Wakapolda Kepri menyampaikan bahwa pada pelaksanaan Operasi Keselamatan Seligi 2025, Polda Kepri telah melakukan berbagai langkah preemtif, preventif, dan represif.

Hasilnya, kegiatan edukasi dan penyuluhan terhadap masyarakat meningkat, begitu pula pengamanan dan pengaturan lalu lintas di berbagai titik rawan. Namun demikian, peningkatan jumlah pelanggaran menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat dalam lintas lalu lintas masih perlu terus ditingkatkan.

Operasi Keselamatan Seligi 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan target utama menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang berpotensi menimbulkan fatalitas.

Kegiatan operasi akan difokuskan pada beberapa hal berikut:

1. Pengamanan tertutup terhadap target operasi yang telah ditetapkan.

2. Penyuluhan dan sosialisasi kepada pengendara di ruas jalan prioritas melalui spanduk, baliho, leaflet, serta media sosial.

3. Patroli dan pengaturan lalu lintas di lokasi rawan kemacetan dan kecelakaan.

4. Penegakan hukum melalui tilang manual, ETLE, serta teguran simpatik dan humanis.

5. Dukungan terhadap kelancaran kegiatan kepolisian kewilayahan.

“Dengan sinergi dan dukungan semua pihak, kami optimis pelaksanaan Operasi Keselamatan Seligi Tahun 2026 dapat berjalan optimal serta mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H,” tutup Wakapolda Kepri.

Dalam sesi doorstop, Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, SIK, MH, menjelaskan bahwa operasi ini menyasar empat target utama, yaitu orang, tempat, kendaraan, dan kegiatan. Sasaran prioritas meliputi pelanggaran seperti pengendara tanpa helm, travel gelap, kendaraan ODOL(Over Dimension Over Loading), knalpot brong, dan balap pembohong.

“Operasi ini lebih mengedepankan edukasi dan sosialisasi humanis dengan komposisi 40% preventif, 40% preemtif, dan 20% penegakan hukum. Penindakan dilakukan secara bertahap melalui sistem ETLE dan teguran simpatik,” jelas Dirlantas.

Selain itu, kegiatan edukasi dilakukan melalui media sosial, pemasangan baliho dan spanduk, serta coaching Clinic di sekolah-sekolah. Seluruh jajaran Polres juga melaksanakan apel gelar pasukan dan himbauan serentak kepada masyarakat.Polri Untuk Masyarakat

Melalui pelaksanaan Operasi Keselamatan Seligi 2026, Polda Kepulauan Riau berharap terciptanya kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berlalu lintas dengan selamat.

Related Post