Bang Doel, Menghadiri Kegiatan Andilan Kebo Yang Digelar Forum Betawi Rempug

adangjaya

March 20, 2026

2
Min Read

On This Post

Halo Bekasi; Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri kegiatan Andilan Kebo yang digelar Forum Betawi Rempug di Taman Kerempugan, Jakarta Timur, Kamis (19/3). Tradisi ini kembali diangkat sebagai simbol kuat gotong royong masyarakat Betawi di tengah wajah modern Jakarta.

Di tengah hiruk-pikuk kota metropolitan, Andilan Kebo hadir sebagai pengingat bahwa nilai kebersamaan belum sepenuhnya luntur. Tradisi ini mengajarkan warga untuk patungan membeli hewan ternak yang kemudian dibagikan secara adil, sesuai kontribusi masing-masing—sebuah praktik sederhana yang sarat makna sosial.

Rano Karno mengaku terkejut sekaligus terharu melihat tradisi tersebut masih bertahan. Ia pun mengenang masa kecilnya di kawasan Kemayoran yang kental dengan semangat berbagi antarwarga.

“Dengan semangat kebersamaan melalui Andilan Kebo ini, saya jujur agak terkejut. Ternyata di Jakarta masih ada kegiatan seperti ini. Saya jadi ingat masa kecil saya di Kemayoran, ketika masyarakat saling berbagi sesuai kemampuan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar tradisi, Andilan Kebo mencerminkan filosofi keadilan sosial. Warga yang berkontribusi lebih besar akan menerima bagian lebih banyak, sementara yang berkontribusi kecil tetap mendapatkan bagian. Namun, inti utamanya bukan pada jumlah, melainkan pada rasa kebersamaan sebagai satu komunitas.

Dalam konteks kota besar seperti Jakarta, nilai ini menjadi semakin relevan. Rano menyoroti bahwa masih ada warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan, bahkan untuk konsumsi dasar seperti daging. Karena itu, tradisi seperti Andilan Kebo maupun momentum hari besar keagamaan memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas sosial.

“Masih ada masyarakat yang bahkan untuk membeli ayam saja sulit. Maka, kehadiran momen seperti Andilan Kebo dan Iduladha menjadi sangat berarti,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah menyiapkan perayaan malam takbiran bertajuk “Eid Mubarak” yang akan dipusatkan di kawasan Bundaran HI. Kegiatan ini dirancang melibatkan ribuan warga sebagai bagian dari upaya merawat tradisi sekaligus memperkuat partisipasi publik menjelang Idulfitri.

Di tengah perubahan zaman, Andilan Kebo menjadi bukti bahwa tradisi lokal tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu menjawab tantangan sosial masa kini—menjembatani nilai budaya dengan kebutuhan nyata masyarakat urban. NR/frn

Related Post