Imlek dan Ramadan Beriringan, Prabowo Tegaskan Indonesia Rukun dalam Perbedaan

halobekasiid

March 1, 2026

2
Min Read

On This Post

Jakarta – Prabowo Subianto menyampaikan Perayaan Tahun Baru Imlek Nasional 2026 pada Sabtu (28/2/2026). Dalam pidatonya, Presiden menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Tahun Kuda Api, kepada seluruh masyarakat Tionghoa dan rakyat Indonesia yang merayakan di berbagai daerah.

Kepala Negara menegaskan bahwa perayaan Imlek bukan semata-mata agenda keagamaan atau budaya, melainkan juga momentum persahabatan yang memperkuat persaudaraan, persatuan, dan kebersamaan antar elemen bangsa. Menurut Presiden, keberagaman tradisi dan budaya yang hidup di Indonesia merupakan fondasi utama kekuatan nasional.

“Tahun ini kita merayakan Imlek dengan tema ‘Harmoni Imlek Nusantara’ yang mencerminkan jati diri Indonesia sebagai bangsa majemuk,” ujar Presiden.

Presiden menyampaikan, Indonesia besar menjadi karena keberagaman, kuat karena persatuan, dan kokoh karena semangat kebersamaan. Tema-tema tersebut dinilai selaras dengan cita-cita bangsa dalam membangun masyarakat yang inklusif dan saling menghormati.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyoroti momen perayaan Imlek 2026 yang berlangsung beriringan dengan bulan suci Ramadan umat Islam. Menurutnya, situasi tersebut menjadi gambaran nyata wajah Indonesia yang mampu hidup rukun di tengah perbedaan keyakinan dan tradisi.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu memperlakukan perbedaan sebagai kekuatan bersama,” tegasnya.

Perayaan Imlek 2026 dilaksanakan secara serentak di sejumlah kota, antara lain Medan, Palembang, Batam, Bogor, Semarang, Solo, Surabaya, Pontianak, Singkawang, Makassar, dan Manado. Pemerintah memandang penyelenggaraan tersebut sebagai bukti bahwa semangat persatuan tidak hanya menjadi slogan, melainkan tumbuh dan dirasakan di seluruh nusantara.

Presiden menegaskan bahwa Indonesia tidak dibangun oleh satu golongan atau satu suku tertentu, melainkan oleh seluruh anak bangsa tanpa kecuali. Harmoni yang tercipta dalam perayaan Imlek, kata Presiden, mencerminkan tekad kolektif untuk membangun masa depan melalui kerja keras, solidaritas, dan keberanian berdiri sebagai satu kesatuan bangsa.

Mengakhiri Perayaannya, Presiden mengajak seluruh masyarakat menyongsong Tahun Kuda Api dengan optimisme dan semangat baru. Ia berharap tahun baru membawa keberkahan, kesehatan, kedamaian, serta harapan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Mari kita songong tahun baru ini dengan optimisme, keberanian, dan tekad untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang adil, makmur, dan sombong, tutup Presiden.

(***)

Related Post