Kapolri Mutasi 85 Perwira, Penyegaran Organisasi Jelang Tahun Kerja 2026

halobekasiid

January 24, 2026

3
Min Read

On This Post

Jakarta – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. melakukan mutasi dan rotasi jabatan terhadap sejumlah Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri pada awal tahun 2026.

Kebijakan ini mencakup sejumlah posisi strategis, mulai dari Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri hingga Kapolda dan Wakapolda di berbagai daerah.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, mutasi tersebut tertuang dalam dua Surat Telegram Kapolri. Yakni, Surat Telegram Nomor ST/99/I/KEP./2026 tanggal 15 Januari 2026 yang mencakup 53 personel, serta Surat Telegram Nomor ST/143/I/KEP./2026 tanggal 22 Januari 2026 yang melibatkan 32 personel.

“Mutasi jabatan merupakan hal yang rutin dan wajar dalam organisasi Polri. Ini bagian dari penyegaran, penguatan struktur organisasi, serta pembinaan karier personel agar pelaksanaan tugas Polri berjalan semakin optimal dan profesional,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo di Jakarta, Sabtu (24/1/2026).

Pergeseran Pejabat Utama Mabes Polri

Di tingkat Mabes Polri, sejumlah posisi strategis mengalami pergantian. Irjen Pol. Achmad Kartiko yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri, dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala Lemdiklat Polri. Sementara posisi Wakalemdiklat Polri diisi oleh Irjen Pol. Andi R. Djajadi yang sebelumnya menjabat Kapolda Sumatera Selatan.

Selain itu, jabatan Kepala Divisi Humas Polri kini dijabat oleh Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir yang sebelumnya bertugas sebagai Kapolda Papua Barat. Pada tingkat perwira menengah, Kombes Pol. Abas Basuni bergeser dari jabatan Kayanma Polri menjadi Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) Polri. Posisi Kayanma Polri selanjutnya diemban oleh Kombes Pol. Yudi Arkara Oktobera.

Rotasi Kapolda dan Wakapolda

Mutasi juga menyasar sejumlah wilayah, khususnya di Sumatera serta wilayah Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua. Beberapa pejabat yang mendapatkan penugasan baru sebagai Kapolda antara lain:

• Irjen Pol. Sandi Nugroho sebagai Kapolda Sumatera Selatan, menggantikan Irjen Pol. Andi R. Djajadi.

• Brigjen Pol. Alfred Papare sebagai Kapolda Papua Barat, menggantikan Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.

• Kombes Pol. Jermias Rontini sebagai Kapolda Papua Tengah, menggantikan Brigjen Pol. Alfred Papare.

Sementara itu, untuk jabatan Wakapolda, Kapolri menetapkan sejumlah pejabat baru, yakni:

• Kombes Pol. Muhajir sebagai Wakapolda Papua, menggantikan Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhan.

• Kombes Pol. Gustav Robby Urbinas sebagai Wakapolda Papua Tengah, menggantikan Kombes Pol. Muhajir.

• Brigjen Pol. Hindarsono sebagai Wakapolda Kalimantan Barat, menggantikan Brigjen Pol. Roma Hutajulu.

• Brigjen Pol. I Made Astawa sebagai Wakapolda Bali, menggantikan Brigjen Pol. I Komang Sandi Arsana.

Secara keseluruhan, mutasi tersebut melibatkan delapan personel berpangkat Irjen Pol (IB), 15 personel berpangkat Brigjen Pol (IIA), serta 29 personel berpangkat Kombes Pol (IIB).

Polri menegaskan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari strategi organisasi untuk meningkatkan kinerja, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat sepanjang tahun 2026.

Related Post