Bekasi – Menjelang penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asistensi Media Nasional (AsMEN) Kota Bekasi, Nuriman, mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk menyambut bulan suci dengan penuh kesiapan spiritual serta meningkatkan komitmen profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Sebagaimana diinformasikan melalui laman resmi Bimas Islam, sidang isbat penetapan 1 Ramadan 1447 H akan digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 16.00 WIB di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta. Hasil sidang tersebut akan menjadi dasar resmi penetapan awal puasa bagi umat Islam di Indonesia.
Ketua DPD AsMEN Kota Bekasi, Nuriman, mengatakan bahwa Ramadan merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai integritas, kebersamaan, dan kepedulian sosial, termasuk dalam menjalankan peran sebagai insan media.
“Saya mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota DPD AsMEN Kota Bekasi untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat komitmen dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan menyejukkan,” ujar Nuriman, Senin (16/2/2026).
Menurutnya, insan media memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga kondusivitas wilayah melalui pemberitaan yang profesional dan tidak provokatif, terlebih di bulan suci yang sarat nilai toleransi dan kebersamaan.
Ia menekankan pentingnya soliditas internal organisasi, serta memperkuat sinergi antar anggota dalam setiap kegiatan jurnalistik maupun sosial selama Ramadan.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Saya berharap seluruh pengurus dan anggota tetap menjaga etika profesi, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta menjadi contoh dalam membangun narasi yang edukatif dan inspiratif bagi masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Nuriman juga mendorong agar momentum Ramadan dimanfaatkan untuk meningkatkan kegiatan sosial dan kepedulian terhadap sesama, sebagai wujud nyata peran organisasi di tengah masyarakat.
DPD AsMEN Kota Bekasi berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis melalui karya jurnalistik yang bertanggung jawab, khususnya selama bulan suci Ramadan.
“Marhaban ya Ramadan. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan keberkahan kepada kita semua dalam menjalankan ibadah serta mengemban amanah profesi,” tutupnya.








