Jakarta – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri Jabodetabek, Nuriman, menyampaikan apresiasi kepada Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) atas sikap dan keputusan yang menegaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Nuriman pada Kamis (29/1/2026) di Jakarta, sebagai respons atas berbagai pandangan dan dinamika publik yang berkembang mengenai posisi kelembagaan Polri. Menurutnya, keputusan Komisi III DPR RI merupakan bentuk ketegasan lembaga legislatif dalam menjaga konsistensi sistem ketatanegaraan serta kepastian hukum.
“Komisi III DPR RI layak diapresiasi karena telah mengambil sikap yang tegas dan objektif. Penempatan Polri di bawah Presiden adalah ketentuan konstitusional yang sudah seharusnya dijaga dan dipertahankan,” ujar Nuriman.
Nuriman menilai, keberadaan Polri di bawah Presiden memberikan arah komando yang jelas dan memastikan independensi Polri dalam menjalankan tugas penegakan hukum, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta pelayanan publik secara profesional dan berintegritas.
Lebih lanjut, Nuriman menegaskan bahwa sikap tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum Perkumpulan Wartawan (PW) Fast Respon Nusantara FRN Counter Polri, Agus Flores, yang menginstruksikan seluruh jajaran organisasi untuk menyatakan dukungan terbuka terhadap Polri sebagai institusi negara.
“Kami di FRN Counter Polri solid dan satu sikap. Apa yang diputuskan Komisi III DPR RI harus kita hormati dan dukung demi stabilitas nasional serta penguatan institusi kepolisian,” katanya.
Sebagai organisasi yang beranggotakan insan pers dan pemerhati kebijakan publik, Nuriman menegaskan bahwa FRN Counter Polri berkomitmen untuk terus mengawal kinerja Polri secara objektif, berimbang, dan konstruktif, sekaligus mencegah berkembangnya narasi yang berpotensi melemahkan institusi negara.
“Kami mendukung Polri, namun tetap menjunjung tinggi peran pers sebagai pengawas. Dukungan kami adalah dukungan yang sehat dan bertanggung jawab,” imbuhnya.
Mengakhiri pernyataannya, Nuriman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga suasana kondusif serta memperkuat persatuan nasional dengan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat mengganggu kepercayaan publik terhadap institusi negara.
“Polri adalah pilar penting negara dalam menjaga keamanan dan penegakan hukum. Sudah menjadi kepentingan bersama untuk memastikan Polri tetap kuat, profesional, dan dipercaya masyarakat,” pungkasnya.








