Terjual Rp 6,5 Miliar, Karya SBY Jadi Sorotan Lelang Imlek Partai Demokrat

halobekasiid

February 21, 2026

2
Min Read

On This Post

Jakarta – Lukisan karya Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bertajuk Kuat dan Energik Laksana Kuda Api terjual seharga Rp 6,5 miliar dalam lelang yang digelar Partai Demokrat pada perayaan Tahun Baru Imlek di Djakarta Theater, Rabu (18/2) malam.

Seluruh hasil lelang tersebut akan disalurkan untuk membantu masyarakat prasejahtera dan korban bencana di berbagai daerah.

Lukisan tersebut menampilkan seekor kuda berwarna biru yang tengah berlari, dengan surai menyerupai kobaran api berwarna oranye. Dalam penjelasannya, SBY menyebut “Kuda Api” melambangkan tekad, energi, dan kekuatan untuk mencapai tujuan. Warna biru yang mendominasi kanvas, menurutnya, merepresentasikan perdamaian dan keteduhan.

“Oleh karena itu, saya letakkan kuda api di lingkungan yang teduh dan damai. Biru melambangkan perdamaian,” ujar SBY, yang juga menjabat Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.

Ia menambahkan, filosofi Kuda Api menggambarkan determinasi yang tetap bergerak dalam suasana kehidupan yang harmonis. Nilai tersebut, kata dia, sejalan dengan perjalanan Demokrat yang berkomitmen menempuh jalan perjuangan berdasarkan prinsip dan keyakinan yang dipegang sejak awal berdiri.

Proses lelang dipimpin Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, dengan harga pembukaan Rp 200 juta. Sejumlah tokoh turut berpartisipasi dalam penawaran, termasuk Deddy Corbuzier yang langsung mengajukan Rp 1 miliar pada awal sesi.

Persaingan penawaran kemudian mengerucut antara pengusaha Hermanto Tanoko dan keluarga Dato’ Low. Lukisan tersebut akhirnya dimenangkan oleh pendiri Bayan Resources, Low Tuck Kwong, dengan nilai akhir Rp 6,5 miliar.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa dana hasil lelang tidak diperuntukkan bagi kelompok tertentu, melainkan bagi masyarakat luas yang membutuhkan bantuan.

“Indonesia itu milik semua,” ujar AHY.

Menurutnya, dana tersebut akan difokuskan untuk membantu warga terdampak bencana alam serta masyarakat prasejahtera dari Aceh hingga Papua. Ia juga menyampaikan bahwa ini bukan pertama kalinya SBY melelang karya seni untuk tujuan kemanusiaan. Dalam berbagai momentum bencana sebelumnya, langkah serupa telah dilakukan dan seluruh hasilnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bagi Demokrat, perayaan Imlek tersebut tidak hanya menjadi ajang peringatan tahunan, tetapi juga momentum solidaritas yang mempertemukan seni, kepedulian sosial, dan komitmen kebangsaan dalam satu rangkaian kegiatan.

Related Post