Portal Berita Bekasi & SekitarnyaSelasa, 06 Oktober 2026
BREAKING
Berita terbaru HaloBekasi.id hari ini

Komisaris PT Media Halo Bekasi Group Nuriman Titip Pesan untuk Kapolri Suyudi: Tegas Berantas Narkoba dan Oknum Pembeking

Ditulis oleh redaksi01 Oktober 202616:15 WIB

Bekasi – Komisaris PT Media Halo Bekasi Group, Maman Nuriman, CPLA., CPI., yang akrab disapa Nuriman, menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri.

Momentum pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan menjadi langkah baru dalam memperkuat profesionalitas, integritas, dan kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Nuriman mengatakan, kepemimpinan Kapolri yang baru harus menjadi momentum untuk melakukan penguatan internal sekaligus memastikan seluruh jajaran Polri menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto atas pelantikan sebagai Kapolri. Harapan kami, di bawah kepemimpinan beliau, profesionalitas dan integritas Polri semakin diperkuat sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian juga semakin baik,” ujar Nuriman.

Menurut Nuriman, salah satu tantangan serius yang perlu menjadi perhatian Polri adalah pemberantasan peredaran narkotika dan berbagai bentuk penyalahgunaan obat-obatan yang dapat membahayakan masyarakat, khususnya generasi muda.

Ia berharap aparat kepolisian tidak hanya mengejar pelaku di tingkat pengguna atau pengedar, tetapi juga mampu membongkar jaringan hingga ke bandar dan pihak-pihak yang menjadi bagian dari rantai peredaran tersebut.

“Bandar narkotika harus menjadi sasaran utama penegakan hukum. Jangan berhenti pada pelaku di lapangan. Jaringan dan aktor utama di balik peredaran narkotika harus dibongkar dan diproses sesuai hukum,” tegasnya.

Selain narkotika, Nuriman juga menyoroti peredaran minuman keras serta penyalahgunaan obat-obatan seperti tramadol, eksimer, dan obat lainnya yang digunakan tidak sesuai peruntukannya.

Menurut dia, persoalan tersebut membutuhkan penanganan yang konsisten, mulai dari pencegahan, pengawasan, hingga penindakan terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

Soroti Oknum yang Diduga Membekingi

Nuriman juga memberikan perhatian khusus terhadap kemungkinan adanya oknum aparat yang, apabila terbukti, terlibat dalam melindungi atau membekingi aktivitas ilegal.

Ia menegaskan bahwa siapa pun yang terbukti menyalahgunakan kewenangan harus diproses sesuai ketentuan hukum dan aturan disiplin maupun kode etik yang berlaku di lingkungan Polri.

“Kalau ada oknum polisi yang terbukti membekingi bandar narkoba atau aktivitas ilegal lainnya, jangan dilindungi. Tindak tegas sesuai hukum dan aturan yang berlaku. Oknum seperti itu harus diproses karena perbuatannya dapat mencederai nama baik dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” kata Nuriman.

Ia menilai, pemberantasan kejahatan akan sulit mendapatkan hasil maksimal apabila pengawasan internal tidak berjalan secara kuat.

Karena itu, Nuriman mendorong Kapolri Suyudi untuk memperkuat pengawasan terhadap anggota di seluruh tingkatan, termasuk menindak tegas setiap anggota yang terbukti menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Tidak boleh ada hukum yang tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas. Kalau memang terbukti ada pelanggaran, siapa pun pelakunya harus bertanggung jawab. Institusi Polri harus menunjukkan bahwa integritas dan hukum berlaku bagi semua,” tegasnya.

Momentum Hari Kesaktian PancasilaDalam kesempatan tersebut, Nuriman juga menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026.

Menurutnya, Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi momentum untuk memperkuat nilai persatuan, kebangsaan, serta komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Selamat Hari Kesaktian Pancasila. Semoga momentum ini semakin memperkuat persatuan dan semangat seluruh anak bangsa untuk menjaga Pancasila, UUD 1945, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucapnya.

Nuriman berharap kepemimpinan Kapolri Suyudi Ario Seto dapat membawa semangat baru dalam pembenahan dan penguatan institusi kepolisian.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan Polri yang tegas terhadap kejahatan, tetapi tetap mengedepankan profesionalitas, penghormatan terhadap hukum, serta pelayanan yang humanis.

“Harapan kami sederhana, Polri semakin profesional, semakin dekat dengan masyarakat, tegas terhadap pelaku kejahatan, dan bersih dari oknum yang menyalahgunakan kewenangan. Dengan begitu, citra dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dapat terus diperkuat,” pungkas Nuriman.