Portal Berita Bekasi & SekitarnyaSelasa, 06 Oktober 2026
BREAKING
Berita terbaru HaloBekasi.id hari ini

Listyo Sigit Tinggalkan Kursi Kapolri, Kini Dipercaya Prabowo Jadi Kepala Staf Kepresidenan

Ditulis oleh redaksi01 Oktober 202622:30 WIB

JAKARTA – Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi meninggalkan jabatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) setelah Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pelantikan Listyo Sigit sebagai KSP menjadi bagian dari perubahan sejumlah posisi strategis dalam pemerintahan. Ia menggantikan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Pengangkatan Listyo Sigit sebagai KSP ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 105/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN).

Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan. Listyo Sigit menyatakan kesetiaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Ia juga bersumpah untuk menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti kepada bangsa dan negara.

Peralihan jabatan Listyo Sigit ke lingkungan Istana berlangsung bersamaan dengan pergantian pucuk pimpinan Polri. Presiden Prabowo melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit.

Dengan pelantikan tersebut, Suyudi resmi memegang komando tertinggi di institusi Polri. Pada rangkaian yang sama, Presiden Prabowo juga melantik Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri.

Pergantian tersebut menandai berakhirnya masa kepemimpinan Listyo Sigit di tubuh Polri dan dimulainya kepemimpinan baru di bawah Suyudi Ario Seto.

Sementara itu, Listyo Sigit kini mendapat mandat baru di lingkungan Istana sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Dalam struktur pemerintahan, posisi tersebut memiliki peran dalam membantu Presiden mengelola dan mengawal pelaksanaan program-program strategis pemerintah.

Perubahan posisi Listyo Sigit dan pergantian Kapolri menjadi bagian dari rangkaian penataan sejumlah jabatan strategis yang dilakukan Presiden Prabowo pada 1 Oktober 2026. Pada hari yang sama, Presiden juga melantik sejumlah menteri, wakil menteri, serta pejabat lembaga negara lainnya.

Dengan demikian, dua perubahan penting berlangsung secara bersamaan: Listyo Sigit Prabowo beralih dari pucuk pimpinan Polri ke Kepala Staf Kepresidenan, sementara tongkat komando Polri resmi diserahkan kepada Suyudi Ario Seto.