Portal Berita Bekasi & SekitarnyaSenin, 19 Oktober 2026
BREAKING
Berita terbaru HaloBekasi.id hari ini

Polda Metro Jaya Kerahkan 13.316 Personel Kawal Aksi Buruh di DPR/MPR

Ditulis oleh redaksi06 Oktober 202604:08 WIB

JAKARTA – Polda Metro Jaya mengerahkan 13.316 personel untuk mengamankan sekaligus memberikan pelayanan dalam kegiatan penyampaian pendapat yang dilakukan sejumlah elemen buruh di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 11.261 personel disiagakan di sekitar kawasan DPR/MPR RI. Sementara 2.055 personel lainnya ditugaskan untuk mendukung pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.

Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis, komunikasi dialogis, serta tindakan yang terukur. Kepolisian menempatkan keselamatan peserta aksi, petugas, pengguna jalan, dan masyarakat sebagai bagian penting dalam pelaksanaan pengamanan.

Karoops Polda Metro Jaya Brigjen Pol. La Ode Aries El Fathar menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian dari hak konstitusional masyarakat yang harus dihormati.

Menurutnya, kehadiran personel kepolisian tidak semata-mata untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan agar aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara aman dan tertib.

“Tugas kita adalah melayani dan memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap dapat berlangsung dengan baik,” ujar La Ode saat memimpin apel kesiapan personel.

Ia menginstruksikan seluruh personel agar mengutamakan komunikasi dengan peserta aksi dan berkoordinasi dengan koordinator lapangan. Personel juga diminta menjaga sikap serta tidak mudah terpancing oleh provokasi selama menjalankan tugas.

“Yang kami kedepankan adalah pelayanan yang humanis. Personel harus sabar, mampu berkomunikasi dengan baik, dan menjaga situasi tetap tenang,” katanya.

Selain pengamanan massa, kepolisian menyiapkan rekayasa dan pengaturan lalu lintas secara situasional. Penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan, terutama di Jalan Gatot Subroto dan sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks DPR/MPR RI.

Dalam pelaksanaan tugas, personel juga diingatkan untuk mematuhi prosedur dan arahan pimpinan. Mereka dilarang membawa maupun menggunakan senjata api dan senjata tajam selama bertugas dalam pengamanan kegiatan tersebut.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, pengamanan kegiatan penyampaian pendapat merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga ruang demokrasi sekaligus melindungi kepentingan masyarakat secara luas.

“Polri hadir untuk menjaga ruang demokrasi agar masyarakat dapat menyampaikan pendapat dengan aman dan tertib. Pada saat yang sama, hak masyarakat lainnya untuk beraktivitas juga harus tetap terjaga,” ujar Budi.

Ia mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan untuk menjaga ketertiban, menghormati hak satu sama lain, serta mengutamakan keselamatan selama kegiatan berlangsung.Dengan pola pengamanan tersebut, Polda Metro Jaya berharap penyampaian aspirasi di kawasan DPR/MPR RI dapat berlangsung tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara berlebihan.

Bagikan: