Portal Berita Bekasi & SekitarnyaSenin, 19 Oktober 2026
BREAKING
Berita terbaru HaloBekasi.id hari ini

Peredaran Narkoba Jadi Ancaman Bangsa, Prof Henry Dukung Langkah Tegas Kapolri

Ditulis oleh redaksi14 Oktober 202610:07 WIB

JAKARTA – Pengamat hukum Prof. Henry Indraguna mengapresiasi komitmen Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memperkuat pemberantasan peredaran narkotika.

Menurutnya, penegakan hukum yang konsisten dan terukur menjadi langkah penting untuk melindungi masyarakat serta menjaga masa depan generasi muda dari bahaya narkoba.

Apresiasi tersebut disampaikan Henry melalui pernyataan tertulis yang diterima pada Rabu (14/10/2026).

Ia menegaskan, narkotika merupakan ancaman serius yang dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pengguna, tetapi juga dapat merusak ketahanan keluarga dan kehidupan sosial masyarakat.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya langkah Kapolri Jenderal Suyudi. Baru dilantik langsung gebrak narkoba. Ini yang ditunggu masyarakat. Narkoba adalah musuh negara, musuh kita semua,” ujar Henry.

Ia menilai, pemberantasan narkoba perlu dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar seluruh mata rantai peredaran, mulai dari pengedar hingga bandar besar dan jaringan internasional. Upaya tersebut, menurutnya, harus disertai pengawasan berkelanjutan agar jaringan peredaran narkotika dapat diungkap hingga ke akarnya.

Henry juga menyoroti kawasan yang dikenal rawan peredaran narkotika, di antaranya Kampung Ambon di Cengkareng dan Kampung Boncos di Palmerah, Jakarta Barat. Ia berharap penegakan hukum di wilayah tersebut dilakukan secara konsisten, disertai langkah pencegahan untuk mencegah kembali berkembangnya peredaran narkoba.

Selain penindakan, Henry menekankan pentingnya edukasi dan keterlibatan masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, upaya pemberantasan tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan dukungan keluarga, lingkungan pendidikan, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen masyarakat.

Ia juga mendorong penguatan koordinasi lintas lembaga, termasuk Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Kejaksaan, dan Bea Cukai. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkotika, termasuk jalur pasokan dari luar negeri.

Dalam mendukung upaya pencegahan, Henry menyatakan kesiapan Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) untuk bersinergi dengan Polri dalam menyosialisasikan bahaya narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.

“Narkoba menghancurkan masa depan anak bangsa. Satu orang kena narkoba, satu keluarga hancur. Kalau satu generasi hancur, negara bisa hancur. Jadi apa yang dilakukan Jenderal Suyudi ini adalah menyelamatkan masa depan Indonesia,” tegas Henry.

Lebih lanjut, Henry berharap pemberantasan narkotika berjalan beriringan dengan peningkatan profesionalisme aparat dan kualitas pelayanan publik. Ia menilai semangat Polisi Bersama Masyarakat perlu diwujudkan melalui kerja sama berkelanjutan antara kepolisian dan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi dalam penegakan hukum dan pencegahan menjadi bagian penting untuk membangun lingkungan yang lebih aman sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

Bagikan: