Ketua DPD AsMEN Kota Bekasi Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan dan Semangat Nasionalisme

halobekasiid

May 19, 2026

2
Min Read

On This Post

Bekasi – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asistensi Media Nasional (AsMEN) Kota Bekasi, Maman Nuriman, CPLA., CPI., atau yang akrab disapa Nuriman, menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang jatuh pada 20 Mei 2026.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat persatuan, memperkuat jiwa nasionalisme, serta menanamkan nilai perjuangan kepada generasi muda sebagai penerus bangsa.

Dalam keterangannya , Nuriman menegaskan bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga refleksi bersama untuk menjaga persatuan dan memperkuat kontribusi nyata terhadap bangsa dan negara.

“Semangat kebangkitan nasional harus terus hidup dalam diri generasi muda. Kita harus menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan bangsa demi menjaga integritas negara,” ujar Nuriman, Selasa malam (19/5/2026).

Sebagai Ketua DPD AsMEN Kota Bekasi, Nuriman juga berpesan kepada seluruh jajaran organisasi agar terus menjaga integritas, profesionalisme, serta berperan aktif dalam menyampaikan informasi yang edukatif, objektif, dan membangun semangat persahabatan di tengah masyarakat.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan nasional serta menjadi sarana edukasi masyarakat di era digital yang berkembang pesat saat ini.

Dalam momentum Harkitnas tersebut, Nuriman juga mengajak masyarakat untuk tidak melupakan jasa para tokoh perjuangan nasional yang telah menjadi pelopor kebangkitan bangsa Indonesia.

Tokoh-tokoh tersebut di antaranya Dr. Wahidin Soedirohusodo yang dikenal sebagai penggagas lahirnya organisasi Budi Utomo, Dr. Soetomo sebagai tokoh pergerakan dan pendiri Budi Utomo, serta Douwes Dekker atau Danudirja Setiabudi yang dikenal sebagai pejuang nasionalisme dan tokoh Tiga Serangkai.

Selain itu, terdapat pula Dr. Cipto Mangunkusumo yang aktif memperjuangkan kemerdekaan dan keadilan sosial bagi rakyat, Ki Hajar Dewantara sebagai pelopor pendidikan nasional Indonesia, serta HOS Tjokroaminoto yang dikenal sebagai guru para tokoh pergerakan bangsa dan pemimpin Sarekat Islam.

“Mari kita jadikan perjuangan para tokoh bangsa sebagai inspirasi untuk terus berkarya, menjaga persatuan, dan membangun Indonesia yang lebih maju,” tutup Nuriman.

Related Post