Portal Berita Bekasi & SekitarnyaSenin, 19 Oktober 2026
BREAKING
Berita terbaru HaloBekasi.id hari ini

PBNU Dukung Langkah Kapolri Berantas Narkoba, Siap Perkuat Sinergi dengan Polri

Ditulis oleh redaksi13 Oktober 202610:22 WIB

JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memperkuat pemberantasan narkotika. PBNU menilai upaya penegakan hukum tersebut penting untuk melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Apresiasi itu disampaikan Wakil Ketua Umum PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyusul operasi pemberantasan narkoba di sejumlah kawasan rawan peredaran narkotika di Jakarta, termasuk Kampung Ambon, Cengkareng, dan Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat (9/10/2026).

Menurut Gus Ipul, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Persoalan narkotika, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan tindak kriminal, tetapi juga menyangkut keselamatan keluarga serta masa depan generasi bangsa.

“Kami menyambut baik langkah tegas Kapolri dan jajarannya. Narkoba bukan hanya persoalan kriminalitas, tetapi ancaman serius bagi masa depan bangsa,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Minggu (11/10/2026).

Ia menegaskan, upaya pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum. Langkah tersebut perlu disertai pencegahan melalui keterlibatan keluarga, lembaga pendidikan, tokoh agama, pesantren, dan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi berbagai elemen tersebut diperlukan untuk membangun lingkungan yang mampu mencegah penyalahgunaan narkotika sekaligus melindungi generasi muda dari pengaruh negatif.

Dalam konteks itu, PBNU menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan Polri melalui jaringan ulama, pesantren, dan masyarakat. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat edukasi, pencegahan, serta kepedulian sosial terhadap ancaman narkoba dan persoalan lain, termasuk judi daring.

“NU dengan jaringan pesantren, ulama, dan masyarakatnya siap membangun sinergi dalam upaya pencegahan. Kita harus menciptakan lingkungan yang melindungi anak-anak dari narkoba dan berbagai ancaman sosial lainnya,” katanya.

Selain mendukung pemberantasan narkoba, Gus Ipul juga menyambut positif agenda transformasi Polri yang mencakup pembenahan organisasi dan sumber daya manusia, peningkatan kualitas pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, penguatan pengawasan, serta akuntabilitas anggaran.

Ia menilai, transformasi tersebut perlu diwujudkan melalui perubahan nyata dalam pelaksanaan tugas kepolisian, terutama dalam menghadirkan pelayanan yang mudah diakses, responsif, transparan, dan tidak diskriminatif.

“Polisi yang kuat adalah polisi yang tegas terhadap kejahatan, tetapi dekat dan penuh kepedulian kepada rakyat,” ujarnya.

Gus Ipul berharap, agenda pembenahan institusi Polri dapat berjalan beriringan dengan penegakan hukum yang profesional dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, konsistensi dalam memberantas kejahatan, memperkuat pencegahan, dan membangun pelayanan publik yang berkualitas menjadi bagian penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.Sinergi antara aparat penegak hukum dan elemen masyarakat diharapkan dapat memperluas upaya perlindungan terhadap generasi muda sekaligus menciptakan lingkungan sosial yang lebih aman dari ancaman narkotika.

Bagikan: