Pramono Anung dan Erick Thohir Dorong Peran Strategis Pemuda dalam Wirasena Youth Camp 2026

adangjaya

July 13, 2026

3
Min Read
×

🎁 Tunggu Sebentar!

Sebelum meninggalkan halaman ini, lihat rekomendasi produk pilihan yang sedang banyak dicari.

Lihat Sekarang

On This Post

Halo Bekasi; Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI memperkuat kolaborasi dalam membangun generasi muda melalui penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) penyelenggaraan Wirasena Youth Camp dan Indonesia Youth Summit 2026 di Balairung Balai Kota Jakarta, Senin (13/7).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menyongsong peringatan 100 Tahun Sumpah Pemuda pada 2028, sekaligus mempertegas sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mencetak pemimpin masa depan Indonesia.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, Jakarta siap menjadi tuan rumah kedua agenda nasional tersebut dengan mengoptimalkan berbagai fasilitas publik yang dimiliki pemerintah daerah.

“Hari ini Pemerintah DKI Jakarta bersama Kemenpora melakukan kesepakatan untuk pelaksanaan Wirasena Youth Camp dan Indonesia Youth Summit 2026. Ini merupakan bentuk kerja sama dan kolaborasi antara Kemenpora dengan Pemerintah DKI Jakarta,” ujar Pramono.

Ia memastikan seluruh persiapan akan dilakukan secara maksimal agar penyelenggaraan berjalan sukses.

“Kami akan mempersiapkan kegiatan ini bersama Kemenpora dengan sebaik-baiknya. Jakarta siap menjadi tuan rumah dengan memanfaatkan berbagai fasilitas publik milik pemerintah daerah,” katanya.

Wirasena Youth Camp dijadwalkan berlangsung pada 21–31 Oktober 2026 dengan melibatkan sekitar 168 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Sementara Indonesia Youth Summit 2026 akan digelar pada 29–30 Oktober 2026 dan ditargetkan diikuti sekitar 5.000 peserta. Kedua agenda akan dipusatkan di Taman Ismail Marzuki (TIM) serta sejumlah fasilitas milik Pemprov DKI Jakarta.

Tak hanya menyediakan lokasi kegiatan, Pemprov DKI Jakarta juga akan memberikan dukungan menyeluruh, mulai dari transportasi, layanan kesehatan, publikasi, hingga fasilitasi mobilitas peserta selama kegiatan berlangsung.

Komitmen membangun kualitas sumber daya manusia juga diwujudkan melalui berbagai program pendidikan. Saat ini, Kartu Jakarta Pintar (KJP) telah menjangkau 707.477 siswa dari jenjang SD hingga SMA/SMK. Sementara Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dimanfaatkan sekitar 15.825 mahasiswa dan kini diperluas hingga jenjang magister (S2) serta doktor (S3).

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta tengah mempersiapkan LPDP Jakarta yang direncanakan mulai bergulir tahun depan. Pada tahap awal, program ini akan memberikan beasiswa kepada sekitar 50 hingga 75 mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri melalui skema kerja sama dengan LPDP.

Di sisi lain, Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir menyambut baik dukungan penuh Pemprov DKI Jakarta. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat ekosistem kepemudaan nasional menuju Indonesia Emas.

“Pemerintah pusat bersama Pemerintah DKI Jakarta melakukan kerja sama ini sebagai fondasi untuk menyusun arah pengembangan kepemudaan menuju 100 Tahun Sumpah Pemuda. Program ini juga akan diperkuat melalui kerja sama dengan sembilan negara sebagai bagian dari benchmarking pengembangan kepemudaan,” ujar Erick.

Melalui Wirasena Youth Camp dan Indonesia Youth Summit 2026, pemerintah berharap lahir ruang kolaborasi yang mampu membentuk karakter, memperkuat kepemimpinan, mendorong kreativitas, serta memperluas jejaring pemuda dari seluruh Indonesia dalam menyongsong satu abad Sumpah Pemuda. Mfrn

Related Post