Portal Berita Bekasi & SekitarnyaSenin, 19 Oktober 2026
BREAKING
Berita terbaru HaloBekasi.id hari ini

Abdul Muin Hafied Tampung Keluhan Warga Pejuang, dari Banjir hingga Kemacetan Akses Harapan Indah

Ditulis oleh redaksi09 Oktober 202611:45 WIB

Bekasi – Persoalan drainase, potensi genangan air, kemacetan akses keluar kawasan Harapan Indah, hingga kebutuhan fasilitas lingkungan menjadi aspirasi warga Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Berbagai persoalan tersebut disampaikan kepada anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H. Abdul Muin Hafied, S.E., M.Pd., saat menggelar reses hari pertama di wilayah RT 014/RW 011 dan RW 012, Kelurahan Pejuang, Kamis (8/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Abdul Muin menampung berbagai masukan masyarakat yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur dan peningkatan fasilitas umum di lingkungan permukiman.

Menurutnya, persoalan drainase atau saluran air masih menjadi salah satu perhatian utama warga. Perbaikan dan pembangunan saluran air dinilai penting untuk menunjang kelancaran aliran air serta mengantisipasi potensi genangan di lingkungan masyarakat.

“Masih ada keluhan masyarakat dan cukup banyak permintaan terkait permasalahan lingkungan, terutama drainase atau saluran air,” ujar Abdul Muin.

Selain infrastruktur drainase, warga juga menyampaikan kebutuhan pembangunan dan peningkatan sarana serta prasarana kantor RT/RW. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk menunjang pelayanan administrasi dan berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Warga turut mengusulkan penyediaan lapangan olahraga sebagai fasilitas pendukung aktivitas masyarakat. Keberadaan sarana olahraga diharapkan dapat memberikan ruang bagi warga untuk berolahraga dan memperkuat interaksi sosial di lingkungan tempat tinggal.

“Yang disampaikan masyarakat bukan hanya soal drainase, tetapi juga sarana prasarana RT/RW dan kebutuhan lapangan olahraga,” katanya.

Kemacetan Harapan Indah Jadi Keluhan WargaDi sektor transportasi, warga menyoroti kepadatan kendaraan di akses keluar kawasan Harapan Indah, terutama pada pagi hari ketika aktivitas bekerja dan bersekolah meningkat.

Kondisi Jalan Utama Pejuang juga menjadi perhatian karena merupakan salah satu akses yang menunjang mobilitas masyarakat di kawasan tersebut.

Berbagai persoalan itu menunjukkan masih adanya kebutuhan penanganan infrastruktur lingkungan dan peningkatan kelancaran lalu lintas yang memerlukan perhatian pemerintah daerah serta instansi terkait.

Abdul Muin mengatakan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat telah diterima dan akan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku di DPRD Kota Bekasi.

“Aspirasi masyarakat sudah kami terima dan menjadi catatan. Selanjutnya akan kami kawal sesuai kewenangan dan mekanisme yang ada,” ujarnya.

Ia menambahkan, tindak lanjut terhadap usulan warga perlu mempertimbangkan kewenangan pemerintah daerah, skala prioritas pembangunan, serta kemampuan keuangan daerah.

Melalui kegiatan reses tersebut, Abdul Muin berharap berbagai kebutuhan masyarakat di Kelurahan Pejuang dapat menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan Kota Bekasi, khususnya terkait penanganan drainase, peningkatan fasilitas lingkungan, dan kelancaran akses transportasi.

Aspirasi yang dihimpun dalam reses selanjutnya menjadi bahan perjuangan anggota DPRD dalam mendorong pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas daerah.

Bagikan: