Ketua DPRD dan Ketua MUI Kota Bekasi Tuai Apresiasi di HPN Bekasi Raya 2026

halobekasiid

June 15, 2026

3
Min Read
×

🎁 Tunggu Sebentar!

Sebelum meninggalkan halaman ini, lihat rekomendasi produk pilihan yang sedang banyak dicari.

Lihat Sekarang

On This Post

KOTA BEKASI — Kehadiran Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M., dan Ketua MUI Kota Bekasi, Drs. KH. Saifuddin Siroj, pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Bekasi Raya 2026 dan Hari Kebebasan Pers Sedunia mendapat apresiasi dari panitia dan insan pers yang hadir.

Kedua tokoh tersebut hadir langsung dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Creative Center (GCC) Bekasi Timur, Sabtu (13/6/2026), bersama ratusan wartawan yang berasal dari berbagai organisasi profesi, kelompok kerja (Pokja), komunitas, paguyuban, serta perusahaan media se-Bekasi Raya.

Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026, Ade Muksin, S.H., mengatakan kehadiran kedua pimpinan lembaga tersebut memiliki makna penting bagi insan pers karena menunjukkan adanya perhatian dan dukungan secara langsung terhadap profesi jurnalistik.

Menurut Ade, panitia sengaja menetapkan acara puncak HPN Bekasi Raya 2026 pada hari Sabtu agar tidak berbenturan dengan agenda kedinasan para kepala daerah, unsur Forkopimda, maupun pimpinan lembaga lainnya.

“Kami berharap para pemangku kepentingan dapat hadir secara langsung dan bersilaturahmi bersama insan pers Bekasi Raya. Karena itu, waktu pelaksanaan dipilih pada akhir pekan agar lebih memungkinkan untuk dihadiri,” ujarnya.

Meski demikian, sebagian besar pejabat dan pimpinan lembaga yang diundang tidak dapat hadir secara langsung. Beberapa di antaranya mengirimkan perwakilan, sementara sejumlah undangan lainnya tidak hadir maupun tidak mengirimkan delegasi.

Panitia menilai kondisi tersebut menjadi catatan tersendiri, mengingat pers selama ini sering disebut sebagai mitra strategis pemerintah, legislatif, aparat penegak hukum, serta berbagai institusi publik lainnya.

“Kehadiran seorang pemimpin memiliki makna yang besar. Bukan semata soal protokoler, tetapi menunjukkan penghargaan dan komitmen terhadap kemitraan yang selama ini dibangun bersama insan pers,” kata Ade.

Ia menegaskan panitia tetap menghormati seluruh pihak yang berhalangan hadir karena berbagai alasan dan agenda yang tidak dapat ditinggalkan. Namun, menurutnya, kehadiran langsung para pemimpin tetap menjadi simbol penting dalam membangun kedekatan dan komunikasi dengan insan pers.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Bekasi turut menyampaikan sambutan yang berisi dukungan dan motivasi kepada insan pers agar terus menjaga profesionalisme, integritas, serta peran strategisnya dalam kehidupan demokrasi.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Bekasi memimpin doa bersama yang diikuti seluruh peserta kegiatan. Doa tersebut dipanjatkan sebagai harapan agar insan pers Bekasi Raya senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Ade Muksin menilai kontribusi kedua tokoh tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menghadirkan energi positif yang memperkuat semangat kebersamaan dalam peringatan HPN Bekasi Raya 2026.

“Kehadiran, sambutan, dan doa yang diberikan kepada kami merupakan bentuk perhatian yang sangat berarti. Atas nama panitia dan seluruh insan pers Bekasi Raya, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya,” ungkapnya.

Peringatan HPN Bekasi Raya 2026 dan Hari Kebebasan Pers Sedunia tahun ini mengusung tema “Pers Bersatu, Bekasi Raya Maju”. Kegiatan tersebut untuk kedua kalinya diselenggarakan secara kolaboratif oleh lintas organisasi wartawan, Pokja, komunitas, paguyuban, dan perusahaan media sebagai wadah memperkuat persatuan, profesionalisme, serta kemitraan dalam pembangunan Bekasi Raya yang maju, demokratis, dan bermartabat.

Related Post