Portal Berita Bekasi & SekitarnyaSenin, 19 Oktober 2026
BREAKING
Berita terbaru HaloBekasi.id hari ini

Perdana Tampil di CFD Bundaran HI, Drum Band SMA KTB Meriahkan Sosialisasi SPMB 2027/2028

Ditulis oleh redaksi18 Oktober 202614:42 WIB

Jakarta – Drum band SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) untuk pertama kalinya tampil di ruang publik dengan memeriahkan kegiatan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2027/2028 di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (18/10/2026).

Penampilan tersebut menjadi daya tarik kegiatan sekaligus sarana memperkenalkan SMA KTB kepada masyarakat, khususnya calon murid dan orang tua yang ingin mengetahui program pendidikan serta mekanisme penerimaan murid baru.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Yayasan Kader Bangsa, Dirgayuza Setiawan, B.A., M.Sc., bersama jajaran Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara (LP-KTB), siswa SMA KTB, SSDM Mabes Polri, dan SDM Polda. Suasana CFD juga semakin semarak dengan penampilan Cakra Band Ditlantas Polda.

Selain menyaksikan pertunjukan, masyarakat dapat memperoleh informasi langsung mengenai program pendidikan, persyaratan, dan tahapan seleksi SPMB SMA KTB Tahun Ajaran 2027/2028.

Perpaduan Akademik dan Pengembangan BakatPenampilan perdana drum band menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pengembangan potensi siswa di luar bidang akademik. Melalui kegiatan seni, siswa didorong untuk mengembangkan kedisiplinan, kekompakan, kerja sama tim, dan kepercayaan diri.

SMA KTB merupakan sekolah berasrama yang memadukan kurikulum International Baccalaureate (IB) dengan Kurikulum Nasional. Model pendidikan ini diarahkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, riset, komunikasi, kolaborasi, serta pemecahan masalah.

Pendidikan di sekolah tersebut juga menekankan pembentukan karakter, kemandirian, kepemimpinan, kedisiplinan, dan kepedulian sosial melalui kehidupan berasrama.

Untuk menunjang proses pembelajaran, SMA KTB memiliki fasilitas berupa ruang kelas modern, laboratorium sains, perpustakaan, laboratorium robotik, fasilitas olahraga, asrama, serta sarana pengembangan minat dan bakat siswa.

Dedi Prasetyo Tekankan Peningkatan Mutu PendidikanKetua Eksekutif LP-KTB, Jenderal Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menekankan pentingnya peningkatan mutu pendidikan SMA KTB yang berlokasi di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menurut Dedi, penguatan kualitas sekolah harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembenahan sarana dan prasarana, mutu pembelajaran, tata kelola, hingga pengembangan karakter, budaya literasi, teknologi, dan standar layanan pendidikan.

Ia menegaskan, fasilitas sekolah harus dimanfaatkan secara optimal untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, tertib, dan mendukung perkembangan siswa.

“Yang kita siapkan bukan hanya tempat untuk belajar, tetapi ekosistem pendidikan yang mampu membentuk karakter, kemandirian, kepemimpinan, dan kemampuan siswa menghadapi perkembangan zaman,” ujar Dedi.

Ia juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan untuk memastikan kualitas pendidikan terus meningkat. Hasil dan masukan dari proses akreditasi, menurutnya, harus menjadi bahan perbaikan dalam pengelolaan sekolah dan pelaksanaan pembelajaran.

“Setiap hasil dan masukan dari proses akreditasi harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki apa yang masih kurang dan memperkuat apa yang sudah baik. Yang kita bangun adalah sistem pendidikan yang terus belajar dan berkembang,” jelasnya.

Penguatan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran interaktif serta pemanfaatan laboratorium robotik, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), drone, dan teknologi lainnya turut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan siswa menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pendaftar Angkatan II Capai 17.291 OrangSosialisasi di CFD Bundaran HI juga menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan informasi SPMB Angkatan III Tahun Ajaran 2027/2028. Tim LP-KTB bersama siswa SMA KTB, SSDM Mabes Polri, dan SDM Polda memberikan penjelasan mengenai program pendidikan dan proses penerimaan murid baru.

Masyarakat juga dapat berkonsultasi langsung mengenai pendaftaran serta memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk mempersiapkan diri mengikuti seleksi.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam rilis, jumlah pendaftar SMA KTB menunjukkan peningkatan pada dua angkatan sebelumnya. Angkatan I mencatat 11.765 pendaftar, sedangkan Angkatan II mencapai 17.291 pendaftar.

Angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap program pendidikan SMA KTB. Kondisi ini menjadi salah satu alasan pentingnya memperluas sosialisasi agar calon murid dan orang tua memahami model pendidikan, fasilitas, persyaratan, serta tahapan seleksi yang berlaku.

Melalui kegiatan di CFD Bundaran HI, SMA KTB berupaya mendekatkan informasi penerimaan murid baru kepada masyarakat sekaligus memperkenalkan pendekatan pendidikan yang memadukan pembelajaran akademik, pembentukan karakter, pengembangan bakat, literasi, olahraga, dan penguasaan teknologi.

Bagikan: