Forkopimda-Forkopimcam Bekasi Utara Perkuat Sinergi, Deklarasi Perang terhadap Hoaks dan Konflik Sosial

halobekasiid

May 6, 2026

2
Min Read

On This Post

Bekasi — Sinergi antara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) terus diperkuat guna menjaga stabilitas wilayah. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan koordinasi lintas sektor yang digelar di Kantor Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Rabu (6/5/2026).

Mengusung tema “Jaga Kondusivitas, Cegah Konflik dan Hentikan Penyebaran Hoaks”, kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolsek Bekasi Utara AKP Nurhadi, Danramil 03 Teluk Pucung yang diwakili Serka Tazid, para lurah se-Kecamatan Bekasi Utara, Kepala KAU Kecamatan Bekasi Utara, para Kepala UPTD di lingkungan Kecamatan Bekasi Utara, meliputi UPTD Pendapatan, Lingkungan Hidup, Lalu Lintas Angkutan dan Parkir, Puskesmas, BMSDA, Wasbang Tata Ruang, Pengendalian Penduduk, Rumah Pemotongan Hewan, Kepala Sub Sektor Dinas Pemadam Kebakaran Wisma Asri, Kepala Unit Pelayanan Pendidikan (UPP), serta Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Bekasi Utara.

Perwakilan Camat Bekasi Utara dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Ia menyebutkan bahwa stabilitas wilayah tidak dapat terwujud tanpa keterlibatan aktif masyarakat hingga tingkat RT dan RW.

“Peran masyarakat sangat penting, terutama dalam menyaring informasi agar tidak mudah terpengaruh hoaks yang dapat memicu konflik sosial,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan kepolisian, AKP Nurhadi, menekankan bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Setiap informasi harus dipastikan kebenarannya. Jika tidak, hal tersebut berpotensi menimbulkan keresahan bahkan konsekuensi hukum,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, narasumber dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Drs. Hudi Wijayanto, menyoroti pentingnya sinergitas antar instansi dalam menjaga stabilitas daerah. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang efektif dapat mempercepat deteksi dini terhadap potensi konflik.

“Permasalahan di wilayah harus diselesaikan secara bersama. Kolaborasi menjadi kunci agar konflik dapat dicegah sejak awal,” jelasnya.

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Sugono, juga menegaskan bahwa ancaman hoaks saat ini menjadi salah satu pemicu utama konflik sosial. Ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi yang beredar, khususnya di media sosial.

“Hoaks dapat memecah belah persatuan jika tidak disikapi secara bijak,” katanya.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif yang membahas berbagai persoalan aktual di masyarakat, termasuk isu keamanan lingkungan dan dampak negatif penyalahgunaan media sosial.

Melalui forum ini, diharapkan terbangun koordinasi yang lebih solid antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah. Sinergi tersebut menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis di Kecamatan Bekasi Utara.

Related Post