HUT Prabowo, Pimred HALOBEKASI.ID Minta Kadis LH Kabupaten Bekasi Syafri Donny Sirait Dicopot

Bekasi – Bertepatan dengan hari ulang tahun Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Sabtu (17/10/2026), Pimpinan Redaksi HALOBEKASI.ID, Maman Nuriman, CPLA., CPI., atau yang akrab disapa Nuriman, meminta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, dicopot dari jabatannya.
Permintaan tersebut disampaikan Nuriman sebagai bentuk sikap atas polemik dugaan penghinaan terhadap wartawan K. Simare yang terjadi pada Selasa (6/10/2026). Peristiwa itu sempat menjadi sorotan setelah beredar di media sosial dan diberitakan sejumlah media daring.
Menurut Nuriman, pejabat publik harus menjunjung tinggi etika, menghormati profesi jurnalistik, serta bersikap terbuka terhadap konfirmasi yang dilakukan wartawan dalam menjalankan tugasnya.
“Pada momentum ulang tahun Bapak Presiden Prabowo Subianto ini, saya meminta Pemerintah Kabupaten Bekasi mengevaluasi secara serius dan mencopot Syafri Donny Sirait dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Menurut saya, persoalan ini tidak boleh diabaikan karena menyangkut etika pejabat publik dan penghormatan terhadap profesi wartawan,” tegas Nuriman.
Ia menilai, wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dan menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan. Oleh karena itu, setiap dugaan tindakan yang merendahkan martabat insan pers perlu ditindaklanjuti secara objektif dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Polemik tersebut sebelumnya juga mendorong digelarnya aksi unjuk rasa damai Solidaritas Wartawan se-Bekasi Raya di Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi pada Kamis (15/10/2026).
Dalam aksi itu, para wartawan menyampaikan orasi secara bergantian untuk menyuarakan aspirasi dan mendesak agar persoalan tersebut ditindaklanjuti. Saat orasi berlangsung, Syafri Donny Sirait tidak berada di kantornya.
Massa aksi bertahan hingga siang hari. Setelah dilakukan pembahasan dengan pihak terkait, perwakilan wartawan menyampaikan hasil kesepakatan. Namun, peserta aksi menyayangkan tidak adanya perwakilan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang hadir secara langsung untuk membacakan hasil kesepakatan di hadapan massa aksi damai.
Nuriman berharap pemerintah daerah memberikan respons yang jelas terhadap aspirasi para wartawan serta mengambil langkah yang transparan dalam menyikapi polemik tersebut.
Di sisi lain, ia menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Presiden Prabowo Subianto, seraya berharap kepemimpinan nasional semakin memperhatikan kepentingan masyarakat kecil, menegakkan keadilan, dan menjaga kemerdekaan pers.
“Selamat ulang tahun kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam memimpin Indonesia. Saya berharap pemerintah semakin berpihak kepada rakyat kecil, menghormati kebebasan pers, dan memastikan wartawan dapat menjalankan tugas jurnalistik secara profesional tanpa intimidasi maupun perlakuan yang merendahkan martabat,” tutup Nuriman.
Nuriman menegaskan, tuntutan pencopotan tersebut merupakan sikap dan aspirasi pribadinya sebagai pimpinan redaksi. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi menjadikan persoalan ini sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat etika pejabat publik dan membangun hubungan yang saling menghormati dengan insan pers.






